"Ong Awighnam Astu Namo Siddham.. Ong Sarwwa Wighna Winasanam" Mogi tan kakeneng upadrawa. Akasamaning ulun Paduka Bhatara. ------ Aku adalah Ida Sangkhya, sang Brahmana Keling. Aku adalah putra dari Danghyang Kayumanis. Asrama (Grha) ku di Keling, Jawadwipa. Aku pernah mendengar keindahan Bali Dwipa, kemakmurannya yang luar biasa, karena diperintah oleh saudaraku, Sri Waturenggong yang menjadi Raja Bali. Ketika itu pula, pamanku Danghyang Nirartha ada di Bali sebagai Purohita (pendeta kerajaan) mendamping Sri Waturenggong. Lengkaplah sudah Bali dipimpin raja dan pendeta utama yang tiada tara. Maka dari itu, aku ingin sekali mengunjungi mereka berdua di Bali. Saat aku tiba di Bali, di palebahan Istana Sweca Pura, Gelgel.. aku tak menjumpai Sri Waturenggong dan pamanku Danghyang Nirartha ada disana. Oleh penjaga istana, beliau berdua sedang ada di Pura Agung Besakih, mempersiapkan upacara besar Nangluk Merana. Segeralah kususul mereka, rinduku kepada saudara dan pamanku tak ...
Budaya Tradisi dan Inspirasi dari Bali